Ilustrasi digitalisasi pendidikan. Sumber : kumparan.com

BANGGAMEDIA | SIDOARJO – Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi berimplikasi dengan perubahan perilaku manusia yang bisa mempengaruhi berbagai bidang. Salah satunya yaitu bidang pendidikan. Globalisasi dan digitalisasi telah memicu sistem pendidikan nasional kita. Munculnya integrasi antara pendidikan dengan teknologi telah merevolusi proses kegiatan belajar mengajar. Perkembangan berbagai macam aplikasi akan menjadi pangkal dari digitalisasi pendidikan.

Digitalisasi era memberikan gambaran bahwa sumber daya paling utama di era digital ini adalah data. Dengan naiknya kebutuhan akan data, maka permintaan akan kompetensi baru, analisis, pembelajaran virtual, kecerdasan bantuan, keamanan siber, dan lainnya menjadi semakin naik. Hal ini dilirik oleh para pelaku bisnis yang mulai membangun platform bidang pendidikan, seperti Ruangguru.com, HarukaEdu, Sukawu, AsDos,  7Pagi, Squline, dan lain sebagainya. Hal ini menambah bukti bahwa digitalisasi pendidikan di Indonesia sangat memungkinkan untuk dikembangkan lebih luas, lebih canggih, dan lebih peduli untuk kemajuan umat manusia.

Dikutip dari website resmi Ruangguru.com, aplikasi ini adalah perseroan terbatas yang bergerak di bidang pendidikan nonformal yang didirikan menurut dan berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia serta telah memperoleh Izin Pendirian Satuan Pendidikan Nonformal dan Izin Operasional Lembaga Kursus Pelatihan. Ruangguru.com merupakan perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan. Memiliki lebih dari 15 juta pengguna serta mengelola 300.000 guru yang menawarkan jasa di lebih dari 100 bidang pelajaran.

Ahmad Kurniawan beserta AM Ruangguru.com ketika acara pemberian reward di KEKOPI Coffee Shop and Co-Working Space Sidoarjo

“Saat ini ruang guru di televisi sedang benar-benar booming. Mengapa ruang guru itu ada karena kita tidak bisa memungkiri Bahwa saat ini sudah jaman serba online gadget dan semua kegiatan sudah bisa di-online-kan. Maka dari itu ruang guru hadir sebagai sebuah solusi media pembelajaran yang awalnya adalah konvensional secara face to face, dan sekarang dirubah menjadi pembelajaran dengan media online. Media online sendiri merupakan media belajar yang sangat bermanfaat untuk siswa”, ungkap Ahmad Kurniawan selaku Regional Lead Jatim V.

Ruangguru.com memiliki misi untuk menyediakan dan memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas melalui teknologi untuk semua siswa, kapan saja dan di mana saja. Ahmad Kurniawan juga menjelaskan bahwa, “Kendalanya saat ini adalah anak-anak lebih suka bermain game daripada belajar, yang kita hilangkan bukan masalah anak-anak tidak boleh lagi sama sekali menggunakan HP atau gadget. Namun kita lebih menekankan pada pemanfaatannya dan pada fungsinya. Artinya anak-anak bisa belajar menggunakan aplikasi online dengan tetap menggunakan handphone atau gadget mereka. Untuk itulah ruang guru hadir di tengah-tengah mereka agar mengantisipasi siswa yang kecanduan dengan gadget”.

Ruangguru.com percaya bahwa teknologi memudahkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran yang berkualitas. Di mana pun mereka berada, Ruangguru.com dapat membantu proses belajar siswa tanpa batasan ruang dan waktu. Selain itu teknologi dapat membantu siswa, guru, dan orang tua untuk menjalankan aktivitasnya menjadi lebih efektif dan efisien. “Belajar itu sakitnya sementara tapi senangnya selamanya (Ahmad Kurniawan)”.

@Nia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here